Sejarah

Sejarah Berdirinya Perpustakaan Kedokteran Gigi UGM

Pada tahun 1950-1965 semua perkuliahan Universitas Gadjah Mada ditempatkan di komplek keraton  Mangkubumen Ngayogyakarta Hadiningrat. Penyelenggaraan pendidikan tinggi UGM pada waktu itu diawali atas prakarsa Sri Sultan HB IX. Salah satunya Fakultas Kedokteran Gigi yang waktu itu masih menjadi satu dengan Fakultas Kedokteran Umum. Pada waktu itu belum ada tempat penampungan buku-buku atau perpustakaan.Perpustakaan hanya ada di bagian laboratorium masing-masing yakni: Laboratorium Bedah Mulut, Ilmu Penyakit Mulut dan Rontgen, Laboratorium Konservasi Gigi, Laboratorium Orthodonti, Laboratorium Prosthodonti, Laboratorium Pedodonti, dan Laboratorium Kedokteran Gigi Masyarakat Public Health.

Semua Fakultas selanjutnya pindah ke Sekip  tahun 1972 termasuk Fakultas Kedokteran Gigi.  Fakultas Kedokteran Gigi  kemudian memisahkan diri dan berdiri sendiri atas prakarsa drg. Soedomo. Semua buku yang tersebar di laboratorium dikumpulkan menjadi satu unit yang di sebut dengan nama perpustakaan.

Pada waktu itu Perpustakaan Kedokteran Gigi di kelola oleh Ibu Sulistyo Wardani, BA, beliau adalah mantan Sekretaris Dekan. Dekan Fakultas Kedokteran Gigi pada waktu itu adalah drg. Soedomo. Ibu Sulistyo Wardani dibantu oleh dua orang yakni Bapak Bambang dan Bapak Idris dengan menggunakan sistem layanan yang sederhana. Koleksi pada waktu itu merupakan kumpulan dari berbagai buku yang ada pada bagian-bagian ditambah dengan jurnal-jurnal baik nasional maupun international berupa hadiah dan pembelian.  Layanan perpustakaan pada waktu itu  dimulai jam 07.00 hingga 14.00 WIB.

Lokasi Perpustakaan FKG semula berada  di sebelah ujung barat  berdampingan dengan Lab Tehnologi  Gigi dan Kedokteran Gigi Masyarakat (KGM). Seiring bertambahnya mahasiswa perpustakaan mengalami perubahan. FKG UGM lalu membangun gedung baru dan Perpustakaan pada tahun 2000 dipindahkan di tengah tengah kampus yakni menempati Ruang Kuliah S2 pada waktu itu. Pada tahun 2009  perpustakaan FKG menempati  gedung yang baru yakni  lantai 2 Gedung Margono Suradji dilengkapi dengan fasilitas yang memadai dan di dukung oleh SDM yang handal dan trampil.

Sistem layanan perpustakaan selanjutnya berkembang menjadi sistem yang terintregrasi dengan diaplikasikannya system informasi perpustakaan ( SIPUS ) dan dilengkapi  komputer. Dengan tersedianya jaringan internet, akses jurnal, sistem pengaman  CCTV, dan koleksi  buku-buku yang terbaru dan jurnal- jurnal dalam negeri serta luar negeri  maka perpustakaan FKG secara dinamis melayani civitas akademika dengan baik.